Minggu, 23 November 2014

KOTA TANGERANG Bea dan Cukai Sita Sabu Rp18,1 Miliar

SEBANYAK enam WNA dan satu WNI ditangkap petugas Bea dan Cukai, karena berusaha menyelundupkan narkotika melalui Bandara Soekarno-Hatta. Total barang bukti yang disita petugas ialah 13,4 kg sabu senilai Rp18,1 miliar.

“Dalam kurun waktu 10 hari ini, kami telah menggagalkan tujuh kasus penyelundupan narkotika,“ kata Kepala Kantor Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta Tangerang Okto Irianto, kemarin.

Upaya penyelundupan itu di lakukan PV, WN Vietnam yang merupakan penumpang pesawat Air Asia (AK 386) rute Ho Chi Minh City-Shenzen-Kuala Lumpur-Jakarta pada 20 Oktober 2014. Ia membawa 2,5 kg sabu. Petugas juga menangkap PT, WN Vietnam yang kedapatan membawa sabu seberat 2,6 kg.

“Setelah menangkap kedua orang itu, pada Senin 27 Oktober 2014, kami kembali menangkap WL, 38, WN Hong Kong di Termianl 2D, karena membawa 2 gram hashish atau ekstrak mariyuana.

“Selanjutnya, kata dia, pada 29 Oktober 2014, di Terminal 2D kedatangan Bandara SoekarnoHatta, petugas menangkap KM, 27, WN Iran, karena membawa sabu 1,6 kg. Lalu pada 1 November, petugas menangkap dua WN Taiwan, LC, 40, dan XW, 21, yang membawa 2,1 dan 2,2 kg sabu cair yang disembunyikan di dalam guci arak.

Selain itu, petugas menangkap YW, 20, WNI yang membawa sabu seberat 2,2 kg pada Minggu (2/11) di Terminal 3 kedatangan Bandara Soekarno-Hatta. “Kasus ini kami limpahkan ke Bareskrim Polri uintuk ditindaklanjuti,“ kata Okto. (SM/J-1) Media Indonesia, 19/11/2014, halaman 8

Sabtu, 08 November 2014

Grand Serpong Hotel, Tangerang

The Best Choice for Business and Leisure
KOTA dan Kabu paten Tangerang, serta Tangerang Selatan, Banten, terus menggeliat. Aktivitas ekonominya mendorong meningkatnya bisnis perhotelan di wilayah ini.

Tangerang yang mandiri dan tumbuh pesat membuat bisnis hiburan dan perhotelan juga semakin meningkat guna menjawab setiap kebutuhan pengunjung ke daerah ini. Untuk memenuhi akomodasi dengan berbagai keinginan itulah, Grand Serpong Hotel, salah satu hotel bintang empat yang berstandar internasional, dibangun dan dioperasikan.

Hotel ini memilih lokasi tepat di jantung Kota Tangerang. Posisinya sangat mudah diakses dari berbagai penjuru, berdekatan dengan gedung-gedung perkantoran dan area bisnis. Kemudahan lainnya ialah aksesnya yang lancar menuju Bandara Soekarno-Hatta.Itu semakin memudahkan para tamu untuk tetap dapat menjalankan aktivitas sehari-hari mereka, baik untuk kepentingan bisnis maupun berlibur.

Dengan mengangkat konsep apartemen yang modern dan elegan, bangunan megah dan kukuh Grand Serpong Hotel dihiasi dengan penggunaan inte rior yang didominasi warna-warna hangat. Warga cokelat, misalnya, semakin menambah kesan nyaman selayaknya sedang berada di rumah. Hotel ini memiliki 194 unit kamar, yang terbagi dalam 111 kamar superior, 21 kamar deluxe, 49 family room, dan 13 family suite.

Keseluruhan kamarnya masih menggunakan konsep yang sama yaitu modern elegan. Fasilitas yang disediakan juga merupakan fasilitas terbaik, modern, dan lengkap, seperti balkon pribadi, LED TV, coffee and tea maker, dan pengering rambut.

Sebagai hotel bintang empat, Grand Serpong Hotel akan menyediakan aneka fasilitas yang terbaik untuk para tamu. Fasilitas hotel yang tersedia antara lain akses wi-fi yang dapat dinikmati di setiap sudut hotel, area pusat bisnis, pusat kebugaran, dan kolam renang.

Untuk pelengkap lainnya, pihak hotel juga menyediakan shuttle yang siap mengantar Anda menuju ke Bandara.
Untuk memenuhi kebutuhan tamu pebisnis, manajemen hotel juga memberikan berbagai fasilitas pendukung, seperti ruang meeting dan ballroom untuk menampung 1.000 orang.(*/N-3) Media Indonesia, 7/11/2014, halaman 12

Rabu, 29 Oktober 2014

Bantuan Dana DKI Untuk Membuka Jalur Busway

Seperti yang diberitakan vivanewsco.id, Rabu, 29 Oktober 2014 pukul 11:10 WIB. Pemerintah Kota Tangerang yang merupakan delapan mitra target dari program pemberian dana bantuan pembangunan bagi kota-kota mitra di sekitar wilayah DKI Jakarta. Seperti yang dikatakan Bapak Basuki : “Pemerintah Kota Tangerang ingin membuat jalur busway layang hingga ke Ciledug. Dan dana anggaran yang diajukan mereka bisa mencapai 1,5 triliun, di Balai Kota DKI Jakarta Selasa 29 Oktober 2014.

Bantuan pendanaan ini akan diberikan pada periode tahun anggaran 2015. Dan ke delapan daerah mita yang menjadi target sudah mulai mengajukan proposal-proposal usulan pemberian dana. Seperti contoh Pemerintah Kota Tangerang berencana menggunakan dana bantuan tersebut untuk memperpanjang jalur busway ke wilayah DKI Jakarta.

Setiap proposal permohonan bantuan dana yang diajukan masing-masing dari delapan daerah mitra tersebut tidak dipermasalahkan. Namun tentunya akan dibahas terlebih dahulu bersama SKPD, dan nantinya akan diajukan ke komisi (DPRD). Yang penting bermanfaat bagi DKI Jakarta.

Sebelumnya pertemuan antara Plt. Gubernur DKI Jakarta Bapak Basuki dengan Kepala Daerah delapan mitra sudah diadakan pada tanggal 17 September 2014 di Wisma Nusantara, Jakarta Pusat. Rencananya ke delapan daerah mitra tersebut adalah Kota Bogor, Kota Depok, Kota Bekasi, Kabupaten Bogor, Kabupaten Tangeran, Kabupaten Bekasi, Kota Tangerang Selatan dan Kota Tangerang.

Tentunya program bantuan dana untuk pembangunan ini sangatlah bermanfaat untuk kepentingan masyarakat di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Apalagi pembangunan jalur busway tentunya akan memperlancar sarana dan prasarana transportasi untuk mengatasi kemacetan di jalan raya.

Hal ini juga memberikan kemudahan bagi pelaku usaha rental mobil di Tangerang, karena kelancaran transportasi tentu memberikan dampak yang sangat baik untuk bisnis mereka. Hal ini patut diberikan acungan jempol kepada Kepala Daerah yang meluncurkan program yang hebat ini. Mari kita sama-sama memberikan motivasi dan dukungan kepada masing-masing pemerintah di setiap daerah agar terus membangun infrastruktur demi kepentingan masyarakat Indonesia. Amin.

Rabu, 22 Oktober 2014

Tentang Kota Tangerang

Kota Tangerang berada di wilayah Provinsi Banten, merupakan kawasan yang masuk dalam istilah Jabodetabek. Tentunya wilayah Tangerang ini tidak luput dari tingkat perekomnomian yang tinggi. Apalagi lalu lintas transportasi masyarakat yang setiap hari melakukan aktifitas pekerjaan dan urusan lainnya. Perlu diketahui asal usul Tangerang merupakan kota Benteng yang dahulunya banyak berdiri pos-pos dari Sultan Banten.

Kawasan industry dan pusat manufaktur menjadikan Tangerang menjadi kota tempat orang mencari pekerjaan. Disana perusahaan internasional berkiprah dalam mengembangkan bisnis mereka. Dan Tangerang juga dekat dari Bandara Internasional Soekarno Hatta.

Ada 13 kecamatan yang membagi Kota Tangerang yaitu : Batuceper; Benda; Cibodas; Ciledug; Cipondoh; Jatiuwung; Karangtengah; Karawaci; Larangan; Neglasari; Periuk; Pinang; Tangerang.

Makanan Khas Tangerang : Sayur Besan; Gecom (Toge dan Oncom); Pindang Bandeng; Kecap Benteng; Laksa Tangerang.

Kebudayaan : Tari Lenggang Cisadane; Gambang Kromong; Lenong; Barongsai.

Note : Blog ini dibuat untuk memberikan informasi kepada masyaratkat tentang usaha rental mobil di Tangerang. Dimana penulis merupakan seorang jasa pemasaran di internet.

Mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan pada artikel ini. Dan semampunya penulis akan mempublikasikan tulisan dengan baik. Dan jika ada yang ingin mempublikasikan artikel atau profile usaha UKM silahkan kontak penulis dengan memberikan komentar di blog ini.